Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 30 September 2016

Fakta-Fakta dibalik Rencana BBM SatukanFo Harga dari Aceh sampai Papua

- Tidak ada komentar

Area Papua benar-benar selama ini lagi kesukaran prasarana. Perihal ini nan beres lantaran penyaluran penyediaan sebagai mandek. Terbalik Tertular satunya, penyaluran Bulan-bulanan Menghasut Petro (BBM) nan bukan meruak. Justru, pemesan perlu sudi menghembuskan kantong batas lima darab lepit dari taksiran umumnya.

Kepentingan gasolin satuan nan dijual pada teritori Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni, Wilayah Papua Barat melulu mencapai Rp 30.000 tiap-tiap liter. "Tingginya mutu petrol dalam Merdey Kabupaten Teluk Bintuni akibat kesesekan pengiriman menjangkau area itu," tutur khilaf seorang kelompok Merdey Omen Hamo Pimbai.

Foto: merdeka.com
Dirinya melaporkan, pialang setempat tampan mencabut anggaran semampai menjumpai kontrak menyewa mencarter pengiriman fungsi mengangkut zat sehingga sederhana mereka mendagangkan bersama-sama payu nan jangkung. "Sewa alat transportasi mengangkut komoditas ke Merdey Kabupaten Teluk Bintuni mencapai Rp 15 juta oleh keadaan rintis nan enggak layak," sabda doi.

Pemimpin Joko Widodo ( Jokowi) merampang memahami tingginya kualitas BBM genre Superior dekat Papua nan larat mencapai Rp 100.000 setiap liter. Ketua Jokowi memperoleh memo terus dari Gubernur Papua Lukas Enambe melanggar keadaan ini.

"Ada ketidakadilan pada Jawa BBM Rp 6.450 maupun Rp 7. 000 setiap liter. Dekat sini (Papua) madah bungkus gubernur terselip nan Rp 70.000 dalam Wamena dengan tambahan pula dekat zona arah Rp 100.000 tiap-tiap liter. Gua tidak sanggup bagaikan ini," kata Kepala Negara Jokowi era meresmikan 6 prasarana kelistrikan dekat Papua beserta Papua Barat dalam Sentani, Jayapura.

Minggu, 04 September 2016

Facebook Ternyata Pernah Ditawar Oleh Microsoft Sebesar Rp.312 T

- Tidak ada komentar

Kita sah seluruh pirsa bahwa Facebook sama beserta lokasi jejaring kemasyarakatan terutama nan dimiliki sama Mark Zuckerberg. Walakin tahukah Dikau bahwa Facebook nyaris tercampak dalam lengan jiwa lain?

Benar, dilansir dari CNBC, seorang milyuner teknologi sekali lalu bekas CEO dari Microsoft bertanda Steve Ballmer sempat 'PDKT' ke Mark Zuckerberg menjelang mengeteng Facebook. Urusan ini dilakukannya tempo dia lagi menjabat posisi CEO Microsoft tertulis.

Nan memadai memeranjatkan, pelelangan ini diajukan dekat warsa 2010, atas abad Facebook sedang belum setuju jejaring kemasyarakatan 'danawa' sebagai waktu ini. Negosiasi nan diajukan Ballmer sekadar sebesar USD 24 milyar, alias sama 312 triliun Rupiah.
Ilustrasi Facebook
Selaku cerita, kita becus memerlukan lingkungan pemaafan tarif -- bumi dan bangunan bea perponding maupun Tax Amnesty pada Indonesia. Bulan-bulanan pendapatan retribusi dari Tax Amnesty ialah 165 triliun Rupiah. Bayangkan, kualitas Facebook dalam era belum sebesar waktu ini, telah dwi darab lepit dari tujuan perolehan pajak dari kelebihan Tax Amnesty dekat Indonesia.

Prasaran nan sebetulnya layak menggiurkan tertulis, minus budi jauh ditolak sama Zuckerberg. Rupanya kejadian tercatat ialah kata putus langsung alokasi Zuckerberg, lantaran Facebook beres terbalik tertular homo- raksasa teknologi pada adam saat ini.

Betapa Dengan Cara Apa tiada, poin rekan -- amal bazar Facebook masa ini kurang lebih mencapai USD 374 milyar, ataupun Rp 4.914 triliun. Selain itu, dilansir dari Forbes, Zuckerberg waktu ini sama bersama-sama umat terkaya ke-empat dalam semesta dengan 'net worth' mencapai USD 56 juta ataupun Rp 730 triliun.

Steve Ballmer terkoteng-koteng mufrad nan saat ini merupakan pemilik pasukan bola keranjang NBA Bangsal Angeles Clippers, merupakan CEO dari Microsoft per 2000 limit 2014, sebelum kesimpulannya digantikan sama Satya Nadella. Forbes menaruh Ballmer pada barisan ke 15 dalam tabel anak Adam terkaya pada mayapada, dengan 'net worth' mencapai USD 28 juta maupun Rp 365 triliun. 
(Sumber: merdeka.com)